Rabu, 30 April 2008

kemaren missing dapet sms dari intuisi jiwa. dia bilang : kmu udah siap membau jogja blom?? aku dah mencium aroma jogja niy??
dan kemudian saya pun berkhayal tentang aroma djokdja seperti apa :
hmmmm,...
-mencoba membau aroma jogja-
fiuh, akhirnya saya hampir dua bulan di sini. itu b'arti saya hampir pulang. yah saya hampir pulang ke kota impian saya, kota tercinta dan kota kelahiran yang telah dengan sabar membesarkan saya. dengan senang hati menerima saya. kota djokdja kota yang sangat dicinta banyak orang. dan sayapun mencoba membau aroma khas djokdja yang hampir dua bulan saya tidak lagi tahu keadaannya.saya mencoba merasakan apa yang berada di djokdja dan isinya. djokdja dengan segala keramahtamahan dan murah senyumnya itu. djokdja dengan segala kerendahan hatinya. saya sangat mencintai djokdja yang penuh damai itu. saya mulai mencium aromanya yang mulai menggoda dan hampir melunturkan semangat saya. terlihat dari jauh djokdja sedang melambaikan tangannya dan mencoba mengajak saya pulang kembali kepadanya. djokdja sedang memberi isyarat kepada saya. djokdja sedang mencoba merengkuh saya. dan saya pun mulai goyah. saya mulai tertarik dengan ajakannya. saya mulai padam dengan segala godaan itu. saya mulai lemah.

terdengar sayup-sayup dari sini suara gamelan dan suara sinden di sudut jalan Malioboro
tercium bau harum bakpia khas kota Pathuk
terdengar dengan sedikit lantang suara pengamen di sepanjang jalan Malioboro
tercium aroma bau batik basah yang selesai dilukis oleh para pembatik
terdengar suara derap langkah para Prajurit Keraton
tercium bau manis gudeg Wijilan
terdengar hiruk pikuk sibuknya orang-orang di Beringharjo
terlihat dari kejauhan padatnya orang berlalu lalang di sepanjang jalan Malioboro
yah,...benar,...saya bisa mendengarnya walaupun telinga ini sedikit tertutup dengan suara-suara angkuh di Ibu Kota.

saya bisa membaunya walaupun hidung ini selalu membau aroma tidak sedapnya got-got di sepanjang jalan kumuh Ibu Kota.
saya bisa melihat walaupun mata ini selalu melihat semua yang tidak adil berada di Ibu Kota.
saya bisa merasakannya walaupun di bagian lain hati saya merasakan kepedihan yang mendalam tentang manusia-manusia tidak berdosa yang menumpang mengais rezeki dan mencari nafkah di megahnya Ibu Kota ini....

semoga selalu ada keramahan djokdja untuk saya bisa datangi kembali...

3 komentar:

eza mengatakan...

tp skrang dah nyampe jogja kan??
tp ko tetap ga ktemu ya??
skarang saya sudah berada di jogja lowh..

dunia pagi ini mengatakan...

Semakin banyak kata yang Engkau tulis, semakin sempit lahan pekerjaan seorang copywriter....


karena ternyata, semua orang bisa menulis, dan seorang copywriter bukan hanya dari orang2 yang lulus dari jurusan periklanan...Budiman Hakim contohnya...


itulah kenapa copywriter jauh lebih menarik daripada art director yang hanya berteman akrab dengan layar komputer...(maaf, kawan tapi ini benar menurutku)

so, introducing
yournextcopywriter Indonesia...




hahahahahahaha

Cory Manurung mengatakan...

terus bernyanyi...
disini intuisi jiwa..
saya lupa password blog saya, sedih!
klo comment ini masuk, mujur saya..